• slide nav 1

    Salim Business Group

    Kehidupan terbaik yakni hidup sukses bahagia dan berkah ...
  • slide nav 2

    Ekselensia Training

    Membangun pelatihan yang terbaik dan terpercaya sebagai sarana percepatan dalam mencapai kehidupan terbaik...
  • slide nav 3

    Impian Hari Ini...

    Ketahuilah bahwa kenyataan hari ini adalah mimpi hari kemarin, dan impian hari ini adalah kenyataan di hari esok
  • slide nav 4

    Trainer

    Lima Level Trainer...
  • slide nav 5

    Alasan!

    Sembilan puluh sembilan persen kegagalan datang dari orang yang punya kebiasaan suka membuat alasan ...
  • slide nav 6

    Memulai Usaha

    Tiga Langkah Menuju Bisnis yang Sukses...

Selamat Datang di Website Salim Business Group

"Kita dibatasi bukan oleh kemampuan kita, tapi oleh visi kita.” Jonathan Swift (1667—1745), pengarang dan sastrawan Irlandia"

Delete this element to display blogger navbar

0 Oh.... Wanita (Salim A Fillah)

1. Ummu Salamah bertanya pada Nabi mengapa #Wanita tak disebut dalam Al Quran secara khusus layaknya lelaki. Maka turunlah QS 33: 35 (HR Ahmad)
2. "Sesungguhnya #wanita adalah belahan tak terpisahkan (yang setara) dari kaum pria." (HR Ahmad, Abu Dawud, Ad Darimi, Ibn Majah)
3. "Mukmin tersempurna imannya adalah yang terbaik akhlaqnya. Yang terbaik di antara kalian adalah yang terbaik memperlakukan #Wanita." (HR At Tirmidzi)
4. "Sesiapa punya anak #Wanita, dididik baik-baik, diajarkan akhlaq terpuji, dinikahkan dengan lelaki shalih; baginya 2 pahala." (HR Muslim)
5. "Urut pertama yang harus ditaati #Wanita adalah suaminya. Dan yang pertama harus ditaati lelaki adalah ibunya." (HR Al Bazzar & Al Hakim)
6. "..Mati di jalan Allah itu syahid, terkena wabah & tenggelam syahid. #Wanita yang mati melahirkan ditarik anaknya ke surga." (HR Muslim)
7. #Wanita hamil, melahirkan, menyusui, menyapih; mendapat pahala seperti terluka di jalan Allah. Mati di masa itu syahid. (HR Ibn Al Jauzy)
8. Nabi adalah nan pertama membuka pintu surga. Seorang #Wanita mendahului beliau; ternyata dia mengasuh yatim sepeninggal suami. (HR Abu Ya'la)
9. "#Wanita yang hamil, melahirkan, & menyayangi anak; lalu dia menegakkan shalat & tak durhakai suami, pastilah masuk surga." (HR Al Hakim)
10. Anak dari rahim #wanita & menyusu darinya, jika bercerai maka si ibu lebih berhak atasnya selama belum menikah lagi. (HR Ahmad, dll)
11. #Wanita nan bersedekah pada suami & anak yatim dalam tanggungannya mendapat 2 pahala; pahala shadaqah & menyambung kerabat. (HR Muslim)
12. "..Lelaki itu pemimpin keluarga, #wanita pemimpin rumah tangga suami & anak-anaknya. Tiap kalian pemimpin & dimintai tanggung jawab" HR Muslim
13. "..Dia memasak makananku, mencuci bajuku, & merawat anak-anakku; padahal semua BUKAN kewajiban atasnya. Sabarlah atas #Wanita.." ('Umar)
14. #Wanita hebat itu Hajar, ditinggalkan bersama bayi di terik gurun mematikan: "Jika ini perintahNya, Dia takkan pernah menyiakan kami."
15. Kita tahu, kalimat itu sulit & berat sebab dia #Wanita bersama bayi merah & sergapan rasa menggulung; takut, sedih, kecewa & cemburu.
16. Dan kalimat iman tak serta-merta membuat langit turunkan keajaiban. #Wanita itu diuji, maka berpayah dia lari-lari 7 kali Shafa-Marwah.
17. Proklamasi iman #Wanita itu mengabdi; tanpanya kita tak bersa'i, tak jumpa zamzam, tak berjumrah & tak ber-"Kama Shallaita" di tahiyat.
18. Hajar adalah #Wanita mulia, & di sisinya pun ada suami & anak yang mulia. Tapi bagaimana jika kau bersuamikan lelaki nan jahat & keji?
19. Mari mengaca pada Asiyah, #Wanita di sisi Fir'aun itu. Ujian iman dimulai dari sosok terdekat yang seharusnya jadi pelabuhan rasa.
20. Dan #Wanita teguh itu menemukan manisnya pengaduan pada Rabb semesta alam; "Bangunkan untukku rumah di sisiMu, di surga terjanji itu."

21. Selanjutnya inilah #Wanita suci, ahli ibadah pelayan ummat yang tak pernah disentuh lelaki. Maka Allah memilihnya jadi keajaiban zaman.
22. Dan bukankah tiap karunia hakikatnya ujian, pun begitu pada Maryam. #Wanita suci itu menanggungkan aib, rasa malu, & beratnya beban.
23. Tapi begitulah iman. Ia tak menjamin tuk selalu berlimpah & tertawa. Ia hanya hadirkan lembut sapaNya di tiap dera yang menimpa. #Wanita
24. #Wanita itu diabadikan Surat bernada merdu dalam Quran; Maryam. Najasyi, para uskup Habasyah & semua pencinta pasti cucurkan air mata.
25. Lalu hadirlah Khadijah. #Wanita yang segala kata membisu di depan keagungannya. Janda mulia itu memilih si lelaki terpuji tuk hidupnya.
26. Lalu dimulailah perannya sebagai #Wanita yang menegakkan punggung suami di hadapan zaman, menyediakan rengkuh lembut & kelapangan hati.
27. Turunnya wahyu I serasa memikulkan sepenuh bumi ke pundak Muhammad, #Wanita itu menyambut gemetarnya dengan selimut, lembut tanpa tanya.
28. "Khadijah, #Wanita itu beriman padaku saat semua ingkar, dia serahkan hartanya ketika semua bakhil", kenang Muhammad bertahun kemudian.
29. Dari #Wanita ini lahir Fathimah, penghulu surgawati berikutnya. Satu hari, setimbun isi perut unta ditumpahkan ke kepala Nabi nan sujud.
30. Beliau tak bangkit, hingga #Wanita belia itu datang mengusap & menyeka penuh tangis haru. "Tenang Fathimah, Allah takkan siakan ayahmu."

31. #Wanita itu menuntun ayahnya pulang, disekakannya air hangat, dibakarkannya perca untuk hentikan darah di luka. Lalu disilakannya rehat.
32. Penuh nyali #Wanita itu kembali ke Ka'bah, ditudingnya para pemuka Quraisy yang tertawa-tawa hingga mereka terkesiap. Lalu dia bicara.
33. "Ayahku Al Amin, akhlaqnya mulia, & tak sekalipun dia pernah rugikan kalian..", #Wanita itu terus bicara & mereka khusyu' mendengarkan.
34. Fathimah; dia puteri Nabi setara raja, tapi pelayanpun tak punya. Dia isteri pahlawan, tapi tangannya melepuh menggiling gandum. #Wanita
35. #Wanita ini ibu dari 2 penghulu pemuda surga, tapi rumah cahaya itu roti berbukanya sering tandas tersedekahkan hingga lapar menyergap.
36. Mari jua mentakjubi 'Aisyah. #Wanita cerdas ini ahli tafsir, sejarah, faraidh, meriwayatkan 4000-an hadits, & hafal ribuan bait syair.
37. Ajaibnya, #wanita bergelar Ash Shiddiqah binti Ash Shiddiq (Nan amat jujur puteri pembenar kebenaran) menguasai itu semua sebelum 18 tahun.
38. Kehadiran #Wanita ini menjadikan hidup Sang Nabi warna-warni; cantiknya, cerdas-lincahnya, cemburu, juga iri & fitnah yang mengguncang.
39. Madinah jadi indah dengan ilmunya. Bashrah bergelora dengan khuthbah-khuthbahnya menuntut-bela pembunuhan 'Utsman kepada 'Ali. #Wanita
40. Berikutnya Ummu Sulaim. #Wanita ini dipinang Abu Thalhah. "Engkau lelaki yang sulit ditolak", ujarnya, "Hanya saja aku ini muslimah."

41. "Andai kau tinggalkan berhala & menjadi muslim", lanjut #Wanita itu, "Maka cukuplah islammu jadi maharku. Takkan kuminta selain itu."
42. #Wanita itu menyerahkan puteranya, Anas ibn Malik, untuk berkhidmat pada Nabi demi beroleh ilmu, tertular akhlaq, & terlimpahi berkah.
43. Satu hari, putra tersayangnya sakit keras, padahal Abu Thalhah si suami hendak pergi. #Wanita itu melepasnya dengan senyum menentramkan.
44. Ummu Sulaim melepas Abu Thalhah, menenangkan tuk bertawakkal pasrahkannya pada Allah. Saat sang suami pergi, anak itu meninggal. #Wanita
45. Ummu Sulaim meminta para pelayan tak bicara, mereka disuruh bersihkan & hiasi rumah. Dia sendiri yang akan sampaikan pada suami. #Wanita
46. Dimandikanlah sang anak lalu dibaringkan & diselimuti di kamar seakan tidur lelap. #Wanita ini lalu memasak istimewa & berdandan cantik.
47. Ketika suaminya pulang, disambutlah mesra. Lelaki itu bertanya: "Bagaimana anak kita?" Si #Wanita senyum & jawab: "Sudah lebih tenang."
48. Sang suami percaya setelah menengok kamar puteranya. Lalu dia makan dengan lahap dilayani isterinya, bahkan lalu pengantinan. #Wanita
49. Setelah puas, berbaringan mereka di ranjang. Umm Sulaim: "Apa pendapatmu jika seseorang menitipkan suatu barang pada kawannya.." #Wanita
50. "..Bolehkah yang dititipi menolak mengembalikan saat si penitip memintanya?" Si suami tersenyum: "Tentu tidak boleh begitu.." #Wanita
51. Ummu Sulaim: "Ketahuilah, Allah yang menitipkan anak pada kita, & Dia kini mengambilnya kembali. Sabarlah duhai Abu Thalhah." #Wanita
52. "Apa?!", seru sang suami tersentak. Dia lalu tergugu, "Sesudah sambutan mesra, makanan lezat, & kepuasan ini kamu baru bicara?!" #Wanita
53. Keesokan paginya seusai memakamkan jenazah, Abu Thalhah mengadukan halnya pada RasuluLlah. Beliau tersenyum & menepuk bahunya. #Wanita
54. "Pengantinankah semalam?", tanya beliau. Abu Thalhah mengangguk malu. "Semoga Allah berkahi malam kalian berdua dengan karunia." #Wanita
55. Dari malam itu Ummu Sulaim hamil. Lalu lahirlah 'Abdullah ibn Abi Thalhah. Darinya: 7 cucu nan hafizh Quran & Faqih sejak belia. #Wanita
56. Itulah keberkahan #Wanita shalihah lagi mukminah, yang ahli ibadah, yang pandai menjaga amanah atas rumahtangga suami & aturan Allah.

58. #Wanita terindah di mata lelaki, adalah mereka yang membuat cemburu bidadari; kecantikannya merasuk ke jiwa, melintas batas usia.
59. #Wanita paling kemilau dipandang pria, adalah dia yang mahkotanya fikiran jernih, liontin kalungnya hati yang ridha, gelangnya qana'ah.
60. #Wanita paling hebat di hati suaminya adalah dia yang senyumnya menyembuhkan, tatapannya meneduhi, & sambutannya menyegarkan.
61. #Wanita paling berharga adalah ahli Matematika: mengalikan kebahagiaan sampai tak hingga, membagi kesedihan sampai tak berarti.
62. #Wanita yang bernilai itu pandai berhitung: menambah keyakinan hingga utuh, mengurang kegalauan hingga habis.
63. #Wanita langit yang singgah hidup di bumi; wajahnya mengingatkanmu akan surga, ibadah & bangun malamnya menghubungkanmu dengan Ilahi.
64. #Wanita musuh syaithan mengecup mesra tanganmu, melepasmu bekerja dalam bisik syahdu, "Kami lebih sabar lapar daripada makan tak halal."
65. #Wanita yang ditakjubi malaikat itu berilmu & berkeadaban; dibaringkannya sang suami di pangkuan, disimak & dibetulkannya hafalan Quran.
66. #Wanita yang dirindu surga, tuan putri para bidadari; ditunainya amanah Allah lahir & batin; sebagai anak, saudari, isteri, ibu & nenek.
67. #Wanita yang tak disudi neraka; syaithan gigit jari oleh syukurnya, putus asa oleh istighfarnya, tepok jidat oleh ridha suaminya.
Read more

0 Antara Doa & Makanan (Salim A. Fillah)


1)      Suatu hari, Sa'd ibn Abi Waqqash bersiaga menjagai Nabi SAW dengan sepenuh kewaspadaan, gigih menahan lelah, kantuk, & dingin malam.#Doa
2)      Sa'd, sang pemanah ulung yang dalam 100 bidikan tiada satupun meleset itu tadinya mendengar gumam Sang Nabi, "Adakah lelaki Shalih.. #Doa
3)      yang malam ini kan menjaga kami?" Bergegaslah dia sedia. Kisah tentang suara gemuruh di ujung Madinah, kegesitan Sa'd, & lebih...#Doa
4)      . ...trengginasnya Nabi yang mendahului memeriksa & justru menenangkan penjaganya, telah kita kenal. Lalu malam itu, Sa'd menyiapkan.. #Doa
5)      . ...air wudhu RasuluLlah & keperluan shalatnya. Welas asih Sang Nabi memandangnya lalu bersabda, "Mintalah sesuatu padaku hai Sa'd...#Doa
6)      . ...aku akan memintakannya pada Allah untukmu." Maka Sa'd santun menjawab, "Mintakanlah pada Allah, ya RasulaLlah, agar #Doa ku mustajab!"
7)      .Nabi tersenyum mendengar pinta yang sungguh cerdas itu. Lalu beliau bersabda, "Bantulah aku hai Sa'd, dengan memperbaiki makananmu."#Doa
8)      Apa hubungan antara perbaikan makanan dengan mustajabnya #Doa? Sungguh agung sekali Islam, yang kesucian menjadi salah satu asasnya. #Doa
9)      Satu hari, RasuluLlah baca di hadapan sahabat 2 ayat; yakni QS 23: 51 & QS 2: 168 yang memerintahkan para Rasul hingga semua insan..#Doa
10)   ...memakan rizqi Allah yang halal & baik. Beliau SAW kemudian bercerita tentang seorang musafir di padang pasir, yang berpuasa...#Doa
11)   ...yang bekalnya dicuri kawan, & tersesat dalam perjalanan; lalu dia mengangkat tangannya ke langit untuk ber #doa, "Ya Rabb! Ya Rabb!"
12)   "Tetapi bagaimana mungkin akan dikabulkan", ujar Nabi mengomentari, "Sementara yang dimakannya haram, yang dikenakannya pun haram." #Doa
13)   Orang yang disebut dalam kisah, memiliki 4 keutamaan yang menjamin #doa nya terkabul: 1)musafir 2)puasa 3)dizhalimi 4)mengangkat tangan.
14)   Tapi perkara haram yang melekati tubuh, telah menghalangi sampainya #doa itu ke sisi Allah SWT. Sesungguhnya Allah itu Thayyib, Dia...
15)   ...tidak menerima kecuali yang Thayyib (halal, suci, & baik). Tertolaknya #doa, boleh jadi sebab adanya hal haram yang tumbuh di tubuh.
16)   16. Dalam rangkaian ayat-ayat tentang puasa (QS 2: 183-187), kita menemukan ayat 186 yang bicara tentang #doa. Sebab puasa sebagai ibadah...
17)   17. ...erat kaitannya dengan pembersihan lahiriah & penjagaan perut dari mengasup -bukan cuma yang syubhat, apalagi haram- melainkan...#Doa
18)   ...bahkan yang halal sejak terbit fajar hingga terbenam mentari. Maka puasa adalah taqwa; jika yang halal saja bisa kita hindari... #Doa
19)   . ..demi menggapai ridhaNya, nanti di luar puasa hal yang syubhat & haram harusnya bisa dijauhi. Bersihnya saluran pencernaan dari...#Doa
20)   ...hal-hal yang haram, menjadi garansi sampainya sinyal-sinyal #doakita pada Allah nan di atas 'Arsy. Setelah itu terserah padaNya...
21)   ...dalam bentuk apa Dia akan menjawab #doa-doa kita; boleh jadi sesuai yang kita minta, atau dihindarkan dari petaka, atau diberi yang..
22)   ...jauh lebih baik darinya, atau ditunda sampai tiba saat terbaik menurutNya, atau disimpan sebagai kejutan karunia kelak di surga.#Doa
23)   Saya ingat waktu pertama mengaji Fiqh Puasa; tertakjub hati membaca bahwa salah satu pembatal puasa adalah 'muntah DENGAN SENGAJA'.#Doa
24)   Saya bergumam-tanya, "Alangkah sia-sia & kurang kerjaan dia yang muntah dengan sengaja! Mana ada?" Menginjak SD, saya baru faham...#Doa
25)   ...kita hidup di zaman yang kepedulian soal halal-haram begitu minim. Sehingga muntah dengan sengaja adalah aneh. Padahal pernah... #Doa
26)   ...ada suatu masa, di mana orang begitu takut sebab mendengar sabda Nabi-Nya, "Daging yang tumbuh dari makanan haram, tiada yang...#Doa
27)   ...pantas baginya kecuali api neraka!" Maka di zaman itu, memeriksa kembali apa yang terlanjur ditelan, lalu memuntahkannya jika... #Doa
28)   ...terbukti -atau terragukan- mengandung keharaman dalam zat maupun cara perolehan; adalah perbuatan yang umum & wajar dilakukan. #Doa
29)   Lihatlah misalnya Ash Shiddiq Abu Bakr yang suatu hari pulang, saat sang isteri menyediakan roti beserta kuah daging di meja makan. #Doa
30)   Lapar & percaya telah melailaikannya dari bertanya asal-usul hidangan di meja sebagaimana kebiasaannya. Maka dinikmatinya segera. #Doa
31)   Sang isteri menegur & mengatakan bahwa yang bawakan hidangan itu adalah tetangga. Telisik pada pembantu menjadikannya tahu bahwa...#Doa
32)   ...seorang tukang ramal-lah asal mula hadiah itu. Sigap dia susupkan 3 jari ke pangkal lidah, & dimuntahkanlah semua yang termampu. #Doa
33)   Mengapa generasi lalu begitu gigih muntah dengan sengaja untuk bersihkan perutnya? Pada yang terlanjur & kita tak tahu, bukankah...#Doa
34)   ...Allah Maha Pengampun? Ya, kata Asy Syafi'i, memang diampuni. Tapi pengaruh unsur haram pada tubuh tak serta merta ikut luruh.#Doa
35)   Ia masih tetap menghalangi pancaran doa. Bahkan anggota tubuh yang tumbuh dari barang haram, mudah berresonansi dengan frekuensi... #Doa
36)   ...kemaksiatan. Mata yang disuplai gizi nan haram, tertagih menikmati pandangan haram. Juga telinga, suka mendengarkan ketakbaikan.#Doa
37)   Lidah yang tumbuh dari rizqi terdosa, lebih ringan memfitnah, mencela, bergunjing, & berdusta. Tangan jadi lebih tega menzhalimi.#Doa
38)   Dan kakipun jadi sulit dikendalikan dari langkahnya ke tempat kemaksiatan. Semoga Allah jaga kita semua dari segala yang demikian.#Doa
39)   Shalih(in+at), mari bermesra padaNya dengan #doa. Dan untuk hantarkan ia berjawab di sisiNya, yuk jaga halal & thayyibnya makanan kita:)
40)   Terimakasih berkenan menyimak ricau Salim tentang hubungan makanan & #doa ini. Moga kita semua disucikan Allah, lahir-batin, jiwa-raga:)
Read more

0 Di Kejar-kejar Uang (Kultwit Jamil Azzaini)

1. Banyak orang yang bekerja demi uang. Mereka berpikir uang adalah segalanya. 2. Atau ada yang mengatakan memang uang bukan segalanya tetapi segalanya perlu uang.
3. Pandangan2 seperti ini menyesatkan. Banyak hal yang bisa kita lakukan tanpa uang
4. misalnya tersenyum, berbagi ilmu, beribadah, memberi perhatian pada orang yg kita cintai dll, tak perlu uang
5. Saya sudah bertemu ribuan orang. Banyak orang yang awalnya mengejar uang, akhirnya menyesal
6. karena ternyata anaknya terkena narkoba, hubungan mereka dengan orang2 yg dicintainya begitu jauh.
7. Mereka punya uang tetapi tdk punya waktu untuk orang2 yang dicintai, bahkan mereka tidak punya waktu untuk Tuhannya
8. Berhentilah bekerja untuk uang. Terus apa yang kita lakukan? Pertama, usahakan agar uang bekerja untuk Anda
9. Kedua, bekerjalah untuk menjalankan kesenangan atau hobi Anda, bekerja bukan karena kewajiban
10. Bagaimana contohnya uang bekerja untuk kita? Contohnya saya punya lembaga training, Kubik namanya
11. Apa yang saya lakukan? saya kader trainer2 baru sehingga mereka menjadi hebat & berkelas
12. Hasilnya? Banyak permintaan training ke Kubik tanpa sy harus memberikan training tetapi pemasukan datang
13. Saya juga menulis buku, saya berupaya dengan keras agar semua buku saya best seller
14. Alhamdulillah semua best seller dan setiap 6 bulan saya dapat royalti yang nilainya lumayan
15. tanpa harus bekerja terus menerus uang datang mengalir kepada kita
16. Apalagi yg bisa dilakukan agar uang bekerja unt kita? usaha yg kita franchise-kan, usaha yg tak perlu kehadiran kita
17. Bagaimana praktek yang kedua, bekerja bukan kewajiban tetapi menjalankan kesenangan atau hobi?
18. Syarat utama agar Anda termasuk yang ini, Anda harus menemukan passion Anda
19. Bekerja sesuai passion pada hakekatnya tidak bekerja tetapi menjalankan kesenangan
20. Salah satu passion sy adalah memberikan training, saya sangat enjoy memberikan training
21. Ketika memberikan training saya anggap itu penyaluran kesenangan saya & sedang menjalankan hobi.
22. Nikmatnya lagi, kita melakukan hobi kita, kita menjalankan kesenangan kita setelah itu dibayar mahal lagi.
23. Bill Gates mencintai komputer, ia senang & enjoy dengan komputer dan ia mendapatkan banyak dolar
24. Bila Anda bekerja sesuai passion Anda akan focus pada prestasi terbaik, seolah tak perlu uang tetapi Anda
25. Bila Anda bekerja hanya rutin & tak sesuai passion, penghasilan Anda stagnan & semakin tua uang menjauh dari Anda
26. Segera pikirkan dgn sungguh2 beberapa alternatif kegiatan yg memungkinkan agar uang bekerja unt Anda
27. Segera pula pilih pekerjaaan yang menghasilkan dan itu merupakan kesenangan dan hobi Anda.
28. Dengan cara ini Anda akan terus menerus dikejar uang, mau? Lakukanlah
29. Pertanyaan saya, bisnis apa yang mau Anda kembangkan agar uang datang kepada Anda?
30. Apakah pekerjaan Anda sudah sesuai passion Anda? bila belum berpikirlah serius untuk menemukan passion Anda
31. Jangan berharap uang mengejar Anda bila Anda tidak punya dua hal tersebut diatas “Ngimpi Kali Ye”
32. Jangan panjang2 ya, karena yang penting action bukan baca. Ayo segera action..action…action
33. semoga bermanfaat dan selamat action, saya juga mau action pada bisnis saya yang baru
Read more

0 Sekali lagi, Karena CINTA.....:

Sekali lagi, Karena CINTA.....

aku ingin mencintaimu dengan sederhana:
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
(Sapardi Djoko Damono)



Sahabat ekselensia, dimana saja anda berada.....:)

Kabar baik kan?
Semoga diberi kekuatan ditengah sahara kehidupan . Amin 
Izinkan pada tulisan sederhana ini, saya untuk berbagi sedikit cerita sekaligus sebagai tahap saya belajar menulis .

“ Membacalah maka anda akan mengenal dunia dan menulislah maka dunia akan mengenal anda” (www.jamilazzaini.com)

“Mulailah menulis karena MANFAAT-nya apa? bukan karena  MENARIK-nya” (M. Fauzil adhim)

Sahabat ekseelensia,...
Saya tak akan membahas tentang cinta, puisi yang mengawali tulisan ini hanya sekedar ekspresi jiwa yang sedang belajar memahami cinta secara sederhana saja . ;)

10 tahun telah saya lalui dikota pendidikan. Jogja itulah namanya. Meski fisik ada di sini (sumatera), namun hati tetap dijogja. : )
Selepas lulus dari SMP negeri 8 Kayuagung. Saya merupakan anak desa yang tanpa alasan jelas dan kuat pergi merantau ke jogjakarta kecuali hanya untuk melanjutkan ke SMA dijogja. (maklum saat itu tidak ada SMA dikampung saya).
Entah apa yang ada dalam pikiran saya saat itu, kok berani-beraninya merantau. Padahal tak memiliki saudara dekat atau sahabat. Namun , Alhamdulilah sekian lama dijogja, mendapatkan saudara seiman begitu cepat, yang tidak hanya saling membantu namun juga saling menguatkan untuk menjadi hebat dengan visi akherat.




Orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
Merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang.

(Ulama Besar-Imam Syafiie)

Ya 10 Tahun, bukanlah waktu yang singkat.
Maka saat saya pulang ke sumatera tepatnya kampung halaman saya. Terkejutlah diri dengan segala kondisi yang ada. Segala informasi saya kumpulkan untuk mengetahui kondisi sebenarnya. Baik dari masalah pendidikan, birokrasi, korupsi, kolusi, mafia perkebunan, budaya masyarakat akan riba, raja-raja kecil di daerah , suap menyuap dan lain sebagainya. Pada hasil akhir pengamatan saya. Maka saya hanya bisa mengatakan “ SAYA PRIHATIN”

Bagaimana tidak, (semoga ini hanya secuil kisah yang tidak berulang lagi dan hanya secuil oknum yang beroperasi yang semoga diberikan jalan yang lurus oleh-Nya). Hanya sekedar menjadi pegawai negeri harus membayar “uang terima kasih” ratusan juta rupiah. Dan anehnya bukan lagi rahasia pribadi namun sudah menjadi rahasia umum. Jikalau ada 20 kursi maka bisa dipastikan 15 kursi sudah di jadikan barang dagangan. Lo  ada uang, gue ada kursi ! Wani Piro?
Ini baru masalah dunia kepegawaian, belum lagi mafia perkebunan yang habiz-habizan mencuri hasil kebun baik milik masyarakat maupun sebuah PT. Sungguh menyedihkan !
Masih ada lagi, dalam dunia pendidikan , ah malas rasanya untuk menceritakan . sudah mafhumlah sendiri sebagaimana kasus di berita televisi .....

Sempatlah diri merenung, apa yang bisa saya lakukan???
Lantas teringatlah SMS ini :

“Ketika kita mengamati obyek sosial di masyarakat, langkah kita bukan hanya menteori-teorikan, merumuskan, dan mendefinisi-definisikan fakta sosial tersebut. Namun melangkah lebih jauh, harus mengadakan suatu transformasi sosial ke arah yang lebih baik. Maka di situlah ilmu akan berguna, ketika ada amal dalam wujud nyata. Dari situlah sedikit demi sedikit kita mengubah wajah Indonesia, sehingga kita tidak hanya menjadi kritikus-komentator belaka.
Selamat melakukan transformasi sosial di tempat kita masing-masing saudaraku. Mari maksimalkan momen pasca Romadhon --syawal-- ini untuk ibadah horisontal, sebagai esensi perwujudan ibadah vertikal kita pada Alloh Ta'ala. Ied Mubarok 1432H.” JS -UGM

Sekali lagi, ini karena CINTA...
Maka,.....
Karena saya menyadari bahwa :

Saya belum apa-apa, namun saya tahu PASTI saya mau kemana

Akhirnya saya bertekad diri untuk meyakinkan diri sendiri bahwa saya harus OPTIMIS ditengah kondisi yang memprihatinkan ini. Karena cintanya saya pada negeri ini (desaku ini). Maka saya memulai dari hal yang terkecil yakni membuat program “Indonesia Mengajar” ala ekselensia (www.salimbusinessgroup.blogspot.com) dengan memulai mengajar. Ya mengajar di dunia pendidikan adalah salah satu jalan dalam memperbaiki generasi di negeri ini.

There is a big a difference between getting education and going to school-'
(Robert Kiyosaki)

Dengan ilmu  dalam dunia pendidikan yang sedikit ini, saya mencoba untuk belajar lebih giat agar memahami dunia pendidikan yang berkarakter itu seperti apa? Saya bersyukur, ketika di jogja saya berkecimpung didunia pelatihan. So... saya terapkan ilmu pelatihan yang saya miliki dalam saya  mengajar. Terima kasih Tim JAN training – I mizz U All --

Mohon doa dan supportnya kawan J
semoga ini menjadi pemberat pahala di akhirat kelak . Amin




Dunia hanyalah cita-cita yang sirna, ajal yang berkurang dan jalan menuju akhirat, serta perjalanan menuju kematian.
(Umar bin Khatab)



Powered By :

Media Center SALIM Business Group
Jl. Lintas Timur Km 125 Lubuk Makmur
Kawasan Lempuing Jaya
Kab.Ogan Komering Ilir –Sumatera Selatan
Telpon: 081227568856
email: salimgroup@yahoo.com


AHMAD RIFAI,S.IP

Read more

0 Alasan

Sembilan puluh sembilan persen kegagalan datang dari orang yang punya kebiasaan suka membuat alasan, begitu kata George Washington Carver. Daripada mencari jalan keluar, mereka memilih untuk membuat 1001 dalih mengenai kegagalan mereka. Alhasil, kesempatan belajar pun terlewatkan begitu saja.

Dalam buku The Magic of Thinking Big, David J. Schwartz menjelaskan mengenai penyakit pikiran yang mematikan alias penyakit dalih (excuisitis). Orang-orang gagal senantiasa berdalih mengenai kegagalan mereka. Penyakit dalih tersebut biasanya muncul 4 bentuk, yaitu: dalih kesehatan, dalih inteligensi, dalih usia dan dalih nasib.

Dalih kesehatan biasanya ditandai dengan ucapan, "Kondisi fisik saya tidak sempurna", "Saya tidak enak badan", "Jantung saya lemah", dan sejenisnya. Orang sukses tidak pernah menganggap cacatnya itu sebagai hambatan. Saya punya sahabat dekat yang menderita polio namun dikenal sebagai dokter spesialis ginjal sukses dan murah hati. Sejumlah besar tokoh-tokoh dunia bahkan punya cacat fisik. Presiden Amerika ke-32 Franklin Delano Roosevelt menderita polio, Shakespeare lumpuh, Beethoven tuli, Napoleon Bonaparte memiliki postur tubuh yang sangat pendek.

Dalih inteligensi ditandai dengan ucapan, "Saya kan tidak pintar", "Saya kan bukan rangking teratas", "Dia lebih pandai", dan sejenisnya. Inilah dalih yang paling umum ditemukan. Tanpa bermaksud mengecilkan arti sekolah, saya ingin mengatakan kepada Anda bahwa tidak perlu jadi profesor agar Anda bisa sukses.

Selanjutnya, dalih usia yang ditandai dengan ucapan, "Saya terlalu tua", "Saya masih terlalu muda", "Biarkan yang lebih tua yang duluan", dan sejenisnya. Padahal tidak ada batasan usia dalam meraih sukses. Kolonel Sanders memulai usahanya di usia 65 tahun.

Berikutnya adalah dalih nasib, misalnya dengan mengatakan , "Aduh, nasib saya memang selalu jelek", "Itu sudah nasibku", "Itu memang takdir" Memang amat mudah untuk selalu menyalahkan nasib. Padahal nasib kita ditentukan oleh kita sendiri. Tuhan telah memberikan hidup dengan sejumlah pilihan. Lihatlah betapa banyaknya orang yang memilih berdiam diri daripada melakukan apa yang bisa mereka perbuat. Padahal apapun yang layak diraih layak diupayakan dengan seluruh kemampuan yang kita miliki. Sayangnya, potensi diri ini kerap hanya terkubur karena kebiasan kita membuat dalih jika apa yang kita kerjakan tidak berjalan sesuai harapan kita atau hasilnya tidak segera kelihatan.

Gaya hidup modern yang serba instant secara tidak langsung membuat kita sering mengharapkan hasil yang instant pula. Kita kepengen sekali makan durian tanpa mau menanam, menyiram, memupuki dan merawat pohonnya. Saya sendiri sempat terkejut membaca cerita tentang ilmuwan besar seperti Albert Einstein yang pernah diusir dari sekolah karena dianggap lamban.

Ia bahkan mendapat nilai buruk dalam pelajaran bahasa Yunani karena ingatannya yang lemah. "Tak peduli apa pun yang kamu lakukan, kamu takkan dapat melakukan apa-apa," kata gurunya. Saya juga teringat kepada Thomas Alva Edison yang hanya bersekolah beberapa bulan namun tercatat sebagai pencipta terbesar sepanjang jaman dengan lebih dari 1.000 hak paten. "Saya mempunyai banyak ide tapi hanya sedikit waktu," ujarnya. Edison gagal di sekolah. Gurunya merasa Edison tidak punya minat belajar, pemimpi dan mudah sekali terpecah konsentrasinya. Yang sungguh membuat saya terharu adalah sikap Ibu Edison terhadap putranya. Ia terus mengajari Edison di rumah dan setiap kali Edison gagal, ibunya memberi harapan dan mendorongnya untuk terus berusaha. Kalau orang gagal senantiasa berkata "itu tidak mungkin berhasil" maka orang sukses lebih suka berkata "mengapa tidak mencobanya dulu ?"

Daripada membuat alasan, orang sukses memilih untuk mencari cara mewujudkan impian mereka. Daripada berdiam diri dan menunggu datangnya kesempatan, mereka memilih pergi keluar dan menemukan kesempatan itu. Bahkan mereka mampu menciptakan kesempatan dalam kesempitan. E.M. Gray menegaskan, orang-orang sukses mempunyai kebiasaan melakukan hal-hal yang tidak suka dilakukan orang gagal. Jika saat ini Anda masih suka membuat dalih, buatlah komitmen untuk mengubah kebiasaan itu. Jangan biarkan potensi diri Anda dibelenggu oleh dalih-dalih Anda. Ingat selalu nasihat Theodore Roosevelt, "Lakukan apa yang Anda bisa, dengan apa yang Anda miliki, di mana pun Anda berada." Sebagai akhir, ijinkanlah saya membagikan kepada Anda sebuah syair dari Afrika berjudul Perlombaan Saat Matahari Terbit.

Setiap pagi di Afrika, seekor rusa bangun. Ia tahu bahwa ia harus berlari lebih cepat daripada singa tercepat. Jika tidak, ia akan terbunuh. Setiap pagi seekor singa bangun, ia tahu bahwa ia harus berlari lebih cepat daripada rusa terlamban. Jika tidak, ia akan mati kelaparan. Tidak penting apakah Anda adalah sang rusa atau sang singa. Saat matahari terbit, Anda sebaiknya mulai berlari.
Read more

0 Lima Level Trainer


Sebagai seorang Trainer Coach yang banyak mengajar para internal trainer di perusahaan (corporate trainer) maupun mereka yang tertarik untuk menekuni profesi mandiri sebagai trainerpreneur, saya membedakan orang-orang yang hadir dikelas—atau berkonsultansi dengan—saya dalam lima level kemungkinan. Pelevelan ini tidak disusun berdasarkan studi dan riset yang mendalam, tetapi juga tidak turun dari langit seperti wangsit paranormal. Dasar pelevelan ini secara hipotesis mencerminkan pengalaman dan pengamatan saya sendiri selama hampir 20 tahun berkecimpung di industri pelatihan (saya memperoleh sertifikasi formal pertama tahun 1991 dari Dale Carnegie Training dengan nilai terbaik untuk angkatan tersebut).

Trainer Level 0 (TL-0) adalah mereka baru menjadi peserta program pelatihan tertentu, dan tertarik untuk suatu hari nanti menjadi trainer yang membawakan materi yang sama. Mereka belum memiliki pengalaman sedikitnya pun mengenai materi pelatihan dan baru terbuka mata budinya ketika mengikuti pelatihan untuk pertama kalinya. Umumnya minat menjadi trainer tumbuh karena mereka merasakan dampak yang luar biasa dari proses pelatihan yang diikutinya. Pelatihan itu telah mengubah hidup mereka, sekali untuk selamanya. Umumnya TL-0 ini disebut trainee.

Trainer Level 1 (TL-1) adalah mereka yang sudah pernah mengikuti pelatihan tertentu—misalnya pelatihan Teknik Presentasi Efektif atau Selling Skill—dan kemudian ikut lagi sebagai alumni sekaligus asisten trainer yang bertugas. Peran mereka terbatas sebagai orang yang sudah tahu materi lebih dulu dan bisa menjelaskan apa yang akan dialami peserta dalam sesi-sesi pelatihan. Memimpin diskusi kelompok atau melakukan energizer adalah dua peran yang galib mereka lakukan. Di lembaga pelatihan seperti Dale Carnegie Training, TL-1 ini disebut sebagai graduate assistant. Umumnya kehadiran mereka bersifat sukarela dan mereka tidak mendapatkan imbalan finansial atas keterlibatannya itu.

Trainer Level 2 (TL-2) adalah mereka yang sudah memutuskan untuk menjadi full-time trainer, menjadi professional trainer. Mereka umumnya sudah masuk dalam suatu proses pembelajaran khusus untuk mendapatkan lisensi atau sertifikasi dari lembaga yang kredibel. Sebagian di antara mereka mungkin ada yang sudah lulus sertifikasi. Namun baik mereka yang belum lulus maupun yang sudah lulus, saya masukkan ke dalam kategori TL-2 karena mereka melaksanakan pelatihan yang bersifat standar, ketat mengikuti instructor manual. Modul atau pun program pelatihan yang mereka bawakan bersifat standar dan mereka belum memiliki kemampuan untuk menyesuaikan materi guna kebutuhan spesifik klien (customizing). Dengan lain perkataan, mereka melaksanakan pelatihan sesuai dengan text-book atau instruction guide dari lembaga pelatihan yang memberikan sertifikasi atau lisensi kepada mereka. Sebagian besar internal trainers di perusahaan-perusahaan terkemuka adalah TL-2 ini. Sebagian trainerpreneur pemula yang masih dalam tahap perjuangan juga masuk dalam kategori ini. Dengan modal lisensi atau sertifikasi yang baru mereka peroleh, dari dalam atau pun luar negeri, mereka mencoba menawarkan jasanya ke masyarakat luas. Mereka masih sangat sering menggunakan istilah-istilah teknis yang memerlukan penjelasan bertele-tele, tetapi tidak memiliki manfaat praktis bagi peserta pelatihan.

Trainer Level 3 (TL-3) adalah trainer dengan jam terbang yang cukup untuk bisa melakukan berbagai proses customization sesuai kebutuhan klien atau peserta program pelatihan. Mereka bukan hanya mampu melakukan customization di dalam proses mengajar (in-class customization) untuk memenuhi kebutuhan spesifik peserta, tetapi juga bisa membuang dan menambahkan materi dari suatu program pelatihan (programme customization) untuk memenuhi kebutuhan mental-emosional pihak manajemen perusahaan—yang biasanya bukan peserta pelatihan, tetapi memiliki otoritas untuk menentukan jalan tidaknya sebuah pelatihan di perusahaan terkait. Artinya, TL-3 ini memiliki conceptual thinking yang cukup kuat dan mampu menyeimbangkan antara sistimatic thinking process dengan creative thinking process. Pada level ini berkumpul dua kelompok: pertama, para trainer-senior-gajian (internal trainers); dan kedua, trainerpreneur madya yang mulai mantap dengan pilihannya.

Trainer Level 4 (TL-4) adalah trainer dengan kemampuan merancang modul dan program pelatihan secara mandiri. Mereka tidak lagi sekadar mampu melakukan penyesuaian (customization), melainkan bisa merancang suatu program pelatihan yang baru secara lengkap (creating a new training programme). Artinya TL-4 bukan hanya mampu membuat modul pelatihan, tetapi juga mampu membuat instructor guide/manual agar pelatihan itu bisa dilakukan oleh pihak lain. Umumnya TL-4 juga telah memiliki karya tulis populer atau buku-buku berkualitas yang membuktikan kemampuan mereka berpikir secara mendalam dan konseptual. Mereka tidak lagi sekadar orang yang bisa mengutip pendapat dan pandangan pakar tertentu, tetapi juga sudah memiliki pandangan sendiri yang didasarkan pada argumen-argumen rasional yang tak mudah dipatahkan.

Kawan-kawan yang masuk kategori TL-4 adalah trainerpreneur dalam pengertian yang sesungguhnya. Mereka bukan trainer-gajian, tetapi entrepreneur dibidang pelatihan. Sebagian di antara mereka bahkan sudah berkolaborasi membangun tim kerja atau jejaring yang saling mendukung satu sama lain. Mereka secara relatif telah menemukan gaya dan metodenya yang unik untuk dikembangkan lebih lanjut.

Trainer level 5 adalah trainer dengan kemampuan melakukan standarisasi proses berpikir mereka, sehingga dapat mulai melakukan duplikasi secara sistematik untuk menjadi franchising business. Karakteristik utama mereka adalah kemampuan melakukan duplikasi diri tanpa mengorbankan kualitas pelatihan itu sendiri; dan kemampuan manajemen pemasaran yang juga terstandarisasi dengan baik. Dalam sejumlah kasus, TL-5 ini telah berhasil membangun tim kerja yang handal untuk melakukan proses penciptaan program baru dan proses pemasarannya sekaligus. TL-5 adalah trainerpreneur yang tidak saja menjadi kaya, tetapi kaya raya. Almarhum Dale Carnegie (1888-1955), Zig Ziglar, Stephen R. Covey, Anthony Robbins, Robert T. Kiyosaki, hanyalah sekadar contoh yang paling mudah disebut untuk menunjukkan sosok TL-5 ini.

Menjadi TL-5, itulah cita-cita yang pantas bagi setiap trainerpreneur di negeri ini. Cita-cita ini perlu dipancangkan dan kemudian diperjuangkan dengan gigih agar Indonesia tidak hanya menjadi ajang tempat penjualan jasa pelatihan asing. Sudah waktunya trainerpreneur-trainerpreneur yang berbakat besar untuk unjuk gigi memajukan negeri. Ary Ginanjar sudah merintisnya dengan pelatihan ESQ yang berkembang sampai ke mancanegara.

Siapakah yang siap untuk menyusul?

***

* Artikel ini merupakan bagian dari konsep materi yang disampaikan dalam pelatihan CARA CERDAS DAN PASTI: MENJADI TRAINER ANDALAN
(Sumber : Andrias Harefa)
Read more
 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More