• slide nav 1

    Salim Business Group

    Kehidupan terbaik yakni hidup sukses bahagia dan berkah ...
  • slide nav 2

    Ekselensia Training

    Membangun pelatihan yang terbaik dan terpercaya sebagai sarana percepatan dalam mencapai kehidupan terbaik...
  • slide nav 3

    Impian Hari Ini...

    Ketahuilah bahwa kenyataan hari ini adalah mimpi hari kemarin, dan impian hari ini adalah kenyataan di hari esok
  • slide nav 4

    Trainer

    Lima Level Trainer...
  • slide nav 5

    Alasan!

    Sembilan puluh sembilan persen kegagalan datang dari orang yang punya kebiasaan suka membuat alasan ...
  • slide nav 6

    Memulai Usaha

    Tiga Langkah Menuju Bisnis yang Sukses...

Selamat Datang di Website Salim Business Group

"Kita dibatasi bukan oleh kemampuan kita, tapi oleh visi kita.” Jonathan Swift (1667—1745), pengarang dan sastrawan Irlandia"

Delete this element to display blogger navbar

Tampilkan postingan dengan label Kabar Muslimart. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabar Muslimart. Tampilkan semua postingan

0 5 Ways To Get More Money


5 Ways To Get More Money!

July 7th, 2011 by admin
Make More Money 5 Ways To Get More Money!
Lebih mengulas dan me-refresh kembali tentang apa yang telah disampaikan founder UTHB, Samsul Arifin yaitu tentang 5 langkah bagaimana mendaptkan banyak uang dalam bisnis. Kami akan menyajikannya lebih terperinci lagi, tidak perlu repot-repot baca buku teori pemasaran yang terlalu tebal, disini bakal dikupas tuntas setuntas-tuntasnya. Cuma untuk member kami memberikannya semua ilmunya secara gamblang. Gimana? Asik kan? Tanpa perlu panjang lebar lagi mari kita bahas satu per satu ya …
1. Yang pertama adalah Lead generation.
Yup istilah ini digunakan untuk memperbanyak daftar jumlah orang. Cara konvensional dari Lead generation, salah satunya adalah dengan cara menunggu duduk di meja pameran dagang selama berjam-jam dengan harapan bahwa konsumen akan datang mengisi formulir data diri. Hmm … apakah anda mau seperti ini terus? owh tentunya anda tidak mau waktu anda sia-sia bukan? Apapun bisnis anda, jenis taktik pemasaran ini sangat disarankan untuk mengumpulkan database calon konsumen agar suatu ketika kita dapat menawarkan produk-produk kita. Kecenderungan yang ada saat ini menunjukkan bahwa lead generation akan menjadi lebih populer di masa depan, terutama untuk bisnis yang berorientasi pada jasa. Salah satu trik paling mudah untuk mengumpulkan data sebanyak-banyaknya adalah dengan menggunakan teknologi IT, bisa berbasis web atau yang lainnya. Yang jelas, tugas anda sekarang adalah jangan bosan-bosan berkenalan dengan orang, mintalah kartu namanya atau minimal nomor telepon, alamat rumah ataupun emailnya. Suatu ketika inilah harta karun anda di masa depan.
2. Convertion Rate
Nah, kalau yang ini adalah kemampuan anda untuk mengkonversi, dari yang tadinya hanya melihat dan bertanya bahkan tidak tahu-menahu mengenai produk anda, maka si calon customer akan tertarik untuk membeli. Bagaimana caranya? Berilah informasi yang jelas mengenai produk anda. Caranya? banyak sekali : bisa dengan menggunakan Tag Line yang sesuai dengan pencitraan (positioning) produk anda. Buatlah dimana apabila calon pelanggan itu penasaran akan apa yang dilihatnya (produk anda). Berikanlah kesan yang menggoda bak pandangan pertama yang sulit dilupakan. Janganlah pelit terhadap informasi yang anda punya mengenai produk anda, kalau perlu edukasilah calon-calon pelanggan atau pelanggan anda berulang-ulang agar produk anda terngiang-ngiang di kepala mereka, caranya? tentu masih sangat banyak. Bisa melalui SMS Gateway – dengan menggunakan database calon pelanggan ataupun pelanggan yang anda punya. Kirimkan jangan tanggung-tanggung pastinya, 10.000 nomor langsung apabila memungkinkan. Misalnya : Anda bisa menghubungi mereka pada saat momen bulan Ramadhan bahwa anda menjual “Kolak Super” yang hanya bisa didapatkan di Jalan Pajajaran Kota Bogor untuk membuka kesegaran shaum Ramadhan. Atau untuk produk-produk berskala tinggi juga bisa menggunakan newsletter , kirim catalog bulanan ke perusahaan-perusahaan yang anda tuju, kirim e-mail, buat training gratis yang banyak dicari banyak orang kemudian demo-kanlah produk-produk anda di depan audience. Sekali kuncinya adalah berilah informasi sebanyak-banyaknya kepada masyarakat luas, terutama target pasar anda.
3. Meningkatkan Number of Transaction
Pernah ke restoran siap saji? perhatikan pada saat anda di kasir. Anda akan menyaksikan, ga aka nada cape-capenya si kasir menawarkan produknya lagi. “Silahkan mba/mas masih ada paket A,B,C,D, kalau anda membeli paket ini anda akan mendapatkan CD dari ini/itu, dsb”. Setiap kali ada orang yang bayar, si kasir selalu menawarkan. Tidk kenal lelah, yang penting bagaimana caranya dari orang tadinya hanya beli satu, kemudian membeli dua. Itulah kurang lebih makna dari number of transaction. Hampir sama dengan cara kedua, hanya hal ini lebih massive lagi, lebih sering kita lakukan. Terlebih apabila momennya pas, maka penawaran produk anda tidak akan sia-sia. Beberapa cara dalam melakukan strategi ini diantaranya yaitu :
a. Publisitas
buatlah press release tentang produk anda. Kirimkan ke banyak media, baik itu media cetak atau pun media internet (web). Biayanya sangat murah, bahkan gratis. Kalau anda punya resep “Pisang Goreng” paling enak se-Jawa Bali, undanglah para wartawan datang ke kedai anda, ajaklah berdialog dan tanyakan rasanya? kalau si wartawan itu kepincut dengan rasanya, “Pisang Goreng” anda pasti akan di ekspos tuntas bukan? atau buatlah artikel-artikel sederhana, ya kirimkan sekali lagi ke berbagai media pastinya. Besoknya kirim lagi dan kirim lagi. Jangan bosan ya?
b. Pakailah Referral System
Sistem referral ini terbukti sangat ampuh untuk meningkatkan jumlah konsumen. Orang lain yang mencarikan konsumen buat kita lebih asik kan? daripada kita kerja keras mencari sendiri dan hasilnya pun tidak semaksimal seperti kita mengajak orang untuk menawarkan produk / jasa kita. Berbagilah keuntungan dengan mereka, tentu kita tidak akan rugi kalau konsumen yang didapat jumlahnya banyak.
c. Endorsement
Endorsement ini bentuknya hanpir sama dengan referral, hanya jika satu orang referral biasanya mengajak paling banyak beberapa orang saja, tapi kalau endorsement ini satu orang bisa mengajak ratusan hingga ribuan orang untuk membeli produk atau jasa kita. Orang yang tepat untuk dijadikan endorsement adalah para tokoh masyarakat atau orang yang mempunyai organisasi dibidangnya, misal : kepala sekolah, rector, dokter, konsultan dll. Tawarkanlah produk / jasa gratis kepada orang (tokoh) tersebut, sebelum kita memintanya untuk melakukan endorsement terhadap produk kita.
d. Advertising
Beriklan, ya memang sudah banyak yang tahu beriklan. Harganya-pun lumayan besar. Untuk itu pandai-pandailah memilih media yang tepat.
e. Direct Sales
hal ini biasanya dilakukan langsung oleh tim penjual kepada target marketnya. Oleh karena itu para sales perusahaan adalah ujung tombak penting dari penjualan perusahaan. Maka sudah selayaknya mereka ini bisa diberi insentif yang lebih agar dapat memacu untuk menggunakan kemampuannya dengan lebih maksimal.
f. Direct Agent
juga dapat dilakukan dalam tahapan ini, agar kita bisa menjual produk secara lebih luas lagi.
g. Telemarketing
Melakukan penawaran kepada target konsumen dengan menggunakan fasilitas telepon. Oleh karena itu kita seharusnya sudah mempunyai sales script yang sangat teruji agar tenaga telemarketing diperusahaan kita bisa menyentuh target konsumen yang dituju. Buatlah script dimana apabila telemarketer sekali bicara, konsumen langsung dapat!
h. Joint Venture
Melakukan penawaran silang kepada perusahaan kompetitor yang mempunyai produk atau jasa yang sejenis dengan produk kita. Misalnya kita kelebihan order dan sudah tidak bisa menangani order tersebut, maka solusinya yaitu kita berikan bagian order kita kepada kompetitor kita, sehingga nantinya jika mereka juga mengalami hal yang serupa dengan kita diharapkan akan berbagi dengan kita. Hal ini bisa menciptakan iklim bisnis yang sehat dan saling menguntungkan. Bukankah bersinergi itu lebih baik?
4. Average Sales
Lihatlah rata-rata penjualan anda per bulannya, pantau-lah secara berkala. Buatlah target, jangan sampai bulan ini pendapatan kita lebih kecil daripada bulan lalu. Hal ini akan memacu anda untuk lebih berupaya mencapai hasil yang maksimal. Caranya bagaimana? jangan bosan-bosan … lakukan langkah 1, 2 , dan 3 lagi. Mengapa? ya karena teknik pemasaran itu dapat berhasil setelah adanya penawaran kepada calon konsumen sehingga orang itu jadi membeli bukan? dilanjut pembelian kedua, ketiga, keempat … terus. Manjakanlah ia jangan sampai pindah ke lain hati.
5. Profit Margin
Terakhir adalah, anda tentu ingin punya keuntungan berlipat bukan? jangan jual harga yang lebih mahal kalau produk anda kualitasnya sama dengan pesaing. Terlebih apabila kualitas anda buruk! Duh, jangan berharap anda dapat survive. Sebaliknya kalau kualitas anda itu meberikan nilai yang amat sangat penting untuk konsumen, maka anda akan berada di atas angin. Berapun harganya, anda akan terus dikejar. Konsumen akan semakin datang bergentayangan kepada anda. Nah kalau sudah begini, hati-hatilah … tetaplah tingkatkan kualitas dan supply. Sekali lagi manjakanlah mereka. Buat para pelanggan betah di pangkuan anda.
Selamat Mencoba …
Oleh : Risky Irawan
Read more

0 Mengapa Harus Memahami Suara Pasar?



costumer Mengapa Harus Memahami Suara Pasar?
Ketika Rasulullah saw sedang menyusun taktik dan strategi perang Badar, ada seorang sahabat yang merasa hal tersebut kurang pas untuk kondisi medan Badar. Maka sahabat tersebut bertanya pada Rasulullah saw, apakah itu wahyu, maka Beliau saw menjawab bukan wahyu, melainkan pendapat pribadi beliau. Karena sahabat tersebut lebih paham kondisi medan Badar, ia mengusulkan taktik dan strategi yang lebih jitu dan Nabi saw menerima usulan tersebut. Sehingga atas karunia Allah SWT, kemenangan diperoleh kaum muslimin.

Kisah tersebut sangat inspiratif. Agar kita mampu memenangkan pertempuran, maka diperlukan informasi dan pemahaman medan perang yang lebih baik sehingga kita dapat menyusun strategi dan taktik yang jitu dan unggul. Kalau kita analogikan, Pasar hampir mirip dengan medan pertempuran, dimana ribuan merek bersaing merebut hati konsumen. Jadi merupakan hal yang sangat penting bagi pengusaha dan marketer untuk memahami suara pasar terlebih dahulu sebelum menjalankan aktivitas bisnisnya. Seperti ditegaskan oleh Kotler, pakar marketing dunia, “Dalam semua peperangan baik dalam bidang militer maupun bisnis, KEMENANGAN hanya akan diperoleh oleh pihak yang mempunyai informasi yang lebih baik.
Nabi Muhammad saw sebagai seorang pengusaha sebelum masa kenabiannya telah mempraktekkan hal ini, lebih dari 1400 tahun yang lalu, jauh sebelum para pakar pemasaran dan bisnis modern menyatakan pentingnya memahami suara pasar. Seperti tergambar dalam Musnad Ahmad berikut ini:
Ketika ratusan utusan datang pada Nabi saw setelah Fathul Mekkah, seorang diantaranya, Abdul Qais, datang menemui Nabi. Selanjutnya, Nabi meminta agar mereka memanggil dan memberitahukan pemimpin mereka, yaitu Al-Ashajj. Ketika menghadap, Nabi pun mengajukan bermacam-macam pertanyaan; tentang penduduk berbagai kota dan kebiasaan hidup (cara makan dan minum, sikap, perilaku serta nilai-nilai) mereka. Secara khusus Nabi juga menyebutkan nama-nama kota Sofa, Musyaqqar, Hijar dan beberapa kota lainnya (di sekitar Bahrain), Pemimpin mereka Al-Ashajj, sangat terkesan dengan pengetahuan luas yang dimiliki Nabi tentang negerinya sehingga ia mengatakan, “Ayah dan ibuku akan berkorban demi Anda, karena Anda tahu banyak tentang negeriku dibandingkan aku sendiri dan mengetahui nama-nama lebih banyak kota di negeri kami daripada yang kami ketahui.”
Hadits di atas menunjukkan bahwasanya Nabi Muhammad saw telah mengamati lebih dahulu kondisi pasar yang menjadi target beliau dalam beberapa aspek berikut ini:
  • Jumlah penduduk dan profil demografi untuk memprediksi seberapa besar potensi pasar (potential market),
  • Para pemain/kompetitor yang ada di pasar (market players) untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan dari pemain yang ada.
  • Nilai-nilai atau norma-norma yang berlaku di masyarakat (consumer’s values)
  • Perilaku dan gaya hidup konsumen (consumer behavior and lifestyle)
  • Kebutuhan konsumen yang belum terpenuhi (unfulfilled need) atau bahkan kebutuhan yang tersembunyi (Hidden need), untuk mengekplorasi peluang bisnis.
Memahami suara pasar merupakan langkah pertama dan fondasi dalam penyusunan keputusan pemasaran yang efektif serta mampu memperkecil resiko bisnis. Dengan memahami suara pasar, kita akan mampu menerapkan strategi Segmentation, Targeting, Positioning dan Differentiation yang tepat. Kita akan dapat memilih dan membidik segmen pasar yang potensial bagi produk kita. Selain itu kita bisa membangun imej/persepsi yang unggul di benak konsumen, serta mampu melakukan strategi differensiasi/pembeda yang unggul dibandingkan pesaing kita.
Selanjutnya, kita dapat menyusun bauran pemasaran (marketing mix) yang efektif, dengan:
  • menciptakan produk yang unggul yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen (consumer need) .
  • menetapkan harga yang optimum dan kompetitif.
  • menentukan strategi distribusi produk yang mudah dijangkau oleh target market.
  • Serta mengembangkan strategi promosi dan komunikasi yang jitu kepada target market.
Nah saudara pengusaha Muslim, apakah Anda sudah berusaha memahami suara pasar Anda?
Fahmi Shadry
Praktisi bisnis syariah bidang Marketing and Marketing Intelligent, Senior Consultant of Strategic Solution Partner\
Read more

0 Self Employee

Self employed, memperkerjakan diri sendiri adalah sebutan bagi siapa saja yang memperkerjakan dirinya untuk menggapai Rizki Allah SWT.
Tentu ini adalah baik, karena Allah SWT dan Rasulnya menyukai orang-orang yang bekerja keras, baik sebagai pekerja (employed), maupun memperkerjakan dirinya sendiri (self employed).
Hanya saja, baik employed maupun seft employed akan sangat menyita waktu, tenaga dan pikiran kita. Imbalan yang kita dapatkanpun seringkali tidak sebanding dengan tenaga, waktu dan pikiran kita.
Tidak hanya itu, seorang self employed cenderung tidak bisa mempercayai orang lain. Seakan-akan bila pekerjaannya di kerjakan oleh orang lain, tidak bisa, nanti di korupsi atau di selewengkan yang berdampak pada larinya customer dan kebangkrutan usaha.
Menilik hal tersebut, ada baiknya kita sedikit demi sedikit mengurangi dan bahkan meninggalkan seft employed bila sudah memungkinkan, kemudian membangun sistem bisnis, agar kita memiliki bisnis owner, atau memulai berinvestasi agar menjadi investor.
Insan mulia sukses berkah, memang tidaklah mudah membangun bisnis owner dan atau menjadi investor, tetapi itu wajib kita lakukan karena tidak selamanya kita bisa bekerja. Menjadi tua, menjadi lemah secara fisik adalah pasti. Maka segera rencanakan untuk memiliki bisnis owner atau menjadi investor. Bagi yang sudah, bersyukurlah dan terus tingkatkan kapasitasnya.
Share bila menginspirasi anda sekalian.
Salam Sukses Berkah
K.Abdul Aziz | Inspirator Sukses Berkah
sumber ; sukses-berkah dot com
Read more

0 Pengusaha Penuh Berkah (1)

Read more

0 Memulai Dunia Bisnis

Tiga Langkah Menuju Bisnis yang SuksesSebuah survey oleh lembaga penelitian internasional beberapa waktu yang lalu mengungkapkan bahwa sebagian besar karyawan perusahaan tidak “happy” dengan alasan mereka tidak puas dengan gajinya dan khawatir akan masa depan mereka setelah pensiun. Kenapa?Baik. Kita langsung ke topik utama saja yaitu soal uang, yang bagi kebanyakan orang merupakan salah satu parameter ketentraman hidup. Ada tiga cara untuk memperoleh uang banyak dalam waktu singkat. Pertama, menang undian berhadiah. Kedua, dapat warisan dan yang ketiga menikahi orang kaya.Meskipun ketiga cara itu singkat tapi kalau kita perhatikan ada satu faktor utama yang membuat ketiga hal agak sulit direalisasikan. Faktor ini adalah kontrol. Anda tidak punya kontrol kapan Anda dapat warisan atau menang undian. Nikah dengan orang kaya pun saingannya pasti berat dan butuh keberuntungan besar.Harusnya ada cara efektif dan Anda punya kontrol disitu.Betul – Anda perlu memulai bisnis. Cara ini lebih efektif bahkan dibandingkan dengan menyimpan uang di bank dan menyerahkan uang Anda untuk dimain-mainkan oleh fund manager.

Ada dua mentalitas dalam dunia kerja. Anda bekerja untuk orang lain atau Anda mempekerjakan orang lain. Anda bekerja untuk bisnis orang lain atau Anda memiliki bisnis sendiri.Saya tidak bermaksud mengatakan bahwa bekerja untuk orang lain itu adalah buruk. Banyak sekali alasan bagus untuk menjadi karyawan orang lain. Misalnya, bekerja untuk suatu perusahaan membuat Anda belajar bagaimana suatu bisnis berjalan sehingga Anda bisa membuka bisnis sendiri. Faktanya, saya pernah menjadi karyawan di beberapa perusahaan selama kurang lebih 10 tahun.Dengan kata lain, Anda bekerja untuk orang lain sambil belajar dan dibayar untuk pendidikan Anda. Banyak orang-orang sukses yang berangkat dari bawah dengan belajar bekerja dari orang lain. Pengalaman ini yang tidak bisa dibeli. Bayangkan ketika Anda sekolah Anda harus membayar pendidikan. Dengan menjadi pekerja, boss Anda membayar biaya belajar Anda. Deal yang jauh lebih bagus kan?Nah, sekarang kita asumsikan bahwa Anda sudah membuat keputusan untuk memulai sebuah bisnis. Anda sudah belajar dari pengalaman orang-orang lain di dunia bisnis. Sekarang Anda punya cita-cita untuk menjadi……istilahnya: pengusaha atau entrepreneur.Definisi pengusaha adalah:* Orang yang menjalankan bisnis dengan sukses* Dia menggunakan bisnisnya untuk menghasilkan pendapatan pasif (passive income)* Dia berekspansi atau menjual bisnisnyaMenurut kamus, definisi “pengusaha” mengikutsertakan kata “risiko”. Ini penting karena untuk menjalankan bisnis Anda harus menginvestasikan uang dan waktu. Ada kemungkinan Anda tidak memperoleh apapun dan bisnis Anda jatuh. Ini bagian dari permainan dan ada tiga hal yang harus Anda sadari sebelum memulai sebuah bisnis.Pertama, buat intensi. Ini penting karena kebanyakan dari kita hanya ingin menikmati hasil akhir tanpa mau menjalani proses step-by-step. Intensi diperlukan untuk memelihara semangat Anda, terutama ditahap-tahap awal yang berat. Kesempatan Anda untuk menjadi sukses bisa naik 80% dengan kekuatan intensi ini. Anda lebih yakin melangkah dan tidak bingung untuk memulai bisnis.Kedua, menetapkan tujuan (goals). Alokasikan waktu untuk menuliskan apa saja tujuan Anda berbisnis. Tulis diatas kertas dan letakkan di tempat-tempat yang Anda bisa lihat. Misalnya kaca kamar mandi.Tujuan diperlukan sehinga Anda konsisten dalam perjalanan bisnis Anda. Kenapa? Karena jalan menuju sukses akan penuh dengan rintangan. Pengusaha sukses meraih kesuksesannya dengan jatuh bangun melewati banyak hambatan di perjalanan. Anda jatuh, Anda bangun lagi. Dua hal yang akan terjadi: Anda akhirnya sukses atau Anda selesai. Kalaupun Anda selesai orang lain akan angkat topi dan menghargai perjuangan Anda. Pengalaman Anda pun semakin kaya.Ketiga, keberuntungan. Mereka yang sukses tidak bisa bilang mereka tidak beruntung. Keberuntungan sangatlah penting. Tetapi keberuntungan tidak akan datang kalau kita tidak mencoba. Anda harus mencoba sekali, dua kali, dan seterusnya hingga pintu keberuntungan terbuka. Mereka yang sukses diberkahi keberuntungan. Triknya adalah jangan berhenti mencoba sampai akhirnya keberuntungan menghampiri Anda.Dengan mencoba terus menerus Anda akhirnya menjadi mahir dan mengerti cara paling efektif dalam berbisnis. Okay, banyak orang bilang, “9 dari 10 orang dalam bisnis akan gagal”. Tidak perlu khawatir karena Anda masih punya kemungkinan 10% untuk sukses. Bandingkan dengan kemungkinan menang undian berhadiah. 10% adalah angka yang realistis dan terbuka untuk keberhasilan.Sekarang bagaimana memulai langkah awal berbisnis. Bisnis adalah tindakan dan tindakan adalah kepanjangan dari pemikiran. Pemikiran sendiri timbul setelah ide turun. Jadi langkah pertama adalah mencari ide tentang bisnis apa yang paling cocok untuk Anda.

Saya memiliki filosofi bahwa ide muncul dari ketenangan didalam. Coba observasi diri Anda dan lihat apa yang Anda punya yang bisa Anda tawarkan ke dunia. Lihat keahlian dan ketrampilan Anda. Kemudian perhatikan sekeliling dan amati kegiatan-kegiatan yang mungkin cocok dengan apa yang Anda punya dan Anda yakin Anda bisa mengerjakannya lebih baik.Anda bisa memulai dari hal yang Anda suka atau apapun yang Anda biasa lakukan tetapi kali ini buatlah dalam konteks bisnis untuk menghasilkan uang. Ide tidak harus kompleks. Rumah makan Padang ada dimana-mana. Yang ditawarkan adalah makanan cepat saji dari Tanah Minang. Sederhana saja kan? Gunakan kreatifitas Anda untuk membuat itu lebih baik dan jangan terjebak ke mentalitas pekerja yang mengharapkan penghasilan tetap dan aman.Satu hal lagi adalah faktor waktu. Anda perlu kompromi dengan waktu dan menyadari bahwa waktu adalah teman, bukan pesaing. Proses membutuhkan waktu dan kesabaran. 

Semakin Anda berlatih Anda menjadi semakin ahli. Satu saat hari yang Anda nanti-nantikan akan datang. Di hari itu Anda mengatakan bahwa Anda tidak menyesal melakukan ini semua. Hari dimana Anda merasakan kesuksesan dari usaha Anda sendiri.

sumber : pengembangandiridotcom
Read more
 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More